Pengenalan Subnet Mask Dan Membuat Jaringan Wireless Pada Cisco Packet Tracer

Praktikum IV (Pengenalan Subnet Mask Dan Membuat Jaringan Wireless Pada Cisco Packet Tracer)

Nama : Agus Teguh Riadi

NIM : 2111016110011

 Hasil & Pembahasan Praktikum :

Pada praktikum kali ini praktikan diminta untuk membuat dua buah jaringan wireless yang masing masing jaringan memilki tiga client, tiap devices dihubungkan secara wireless dengan menggunakan Acces Point, kemudian dari kedua jaringan itu tadi dihubungkan dengan menggunakan router, lalu pada router disetting dengan CLI agar IP Address dapat dibagikan secara otomatis, Adapun perangkat yang digunakan untuk praktikum kali ini adalah :

2 Acces Point

6 PC

 1 Router

1.   Langkah pertama yang harus dilakukan ialah membuka aplikasi Cisco Packet Tracer



2.   Langkah kedua yaitu menaruh perangkat yang diperlukan pada halaman simulasi, untuk device terdapat pada kolom bawah kiri, disana tersedia banyak macam perangkat tergantung dari kebutuhan pengguna, untuk praktikum kali ini kami menggunakan 3 buah pc, 1 Acces Point (untuk 1 jaringan), cara nya yaitu dengan cara di-drag, atau bisa juga klik pada perangkat kemudian klik pada halaman simulasi



3.   Setelah semua devices yang diperlukan sudah ditaruh dihalaman simulasi, maka yang harus dilakukan selanjutnya ialah menghubungkan perangkat karena pada praktikum kali ini menggunakan jaringan wireless, maka menghubungkannya dengan cara, yang pertama klik pada Acces Point dan masuk ke menu config dan pilih port1 lalu pada SSID isikan sesuai keinginan ingin menamakan jaringan dengan nama apa, sebagai contoh disini saya menggunakan nama JaringanA



4.   Setelah itu klik pada perangkat yang ingin dihubungkan, contohnya PC0 kemudian masuk menu Physical lalu pilih PC Wireless, matikan PC terlebih dahulu dengan mengklik tombol merah pada perangkat, kemudian ganti port pada PC dengan port tipe WMP300N, lalu jangan lupa untuk menyalakan PC kembali dengan klik pada tombol merah




5.   Kemudian masuk ke menu Desktop lalu pilih PC Wireless, dan masuk ke menu connect, lalu klik refresh untuk mencari jaringan, lalu tunggu sebentar dan PC menemukan jaringan yang tersedia contohnya JaringanA, pilih JaringanA dan dan klik Connect, Jika sudah maka pada halaman simulasi PC akan terhubung dengan Acces Point




6.   Hubungkan PC yang lain pada Acces Point dengan melakukan hal yang sama pada langkah 4 dan 5, hingga semua PC terhubung dengan Acces Point



7.   Pada praktikum kali ini menggunakan dua buah jaringan, maka buat satu jaringan lagi dengan cara yang sama pada langkah 4-6



8.   Jika 2 jaringan sudah terbentuk, maka langkah selanjutnya ialah menghubungkan kedua buah jaringan dengan menggunakan router, tambahkan router pada halaman simulasi dan hubungkan kedua Acces Point ke Router menggunakan kabel bertipe Straight



9.   Selanjutnya ialah mengatur router, klik pada router dan masuk ke menu config, lalu pilih GigabitEthernet 0/0/0, pastikan port status on dan isi IP Address untuk JaringanA, lalu pilih GigabitEthernet 0/0/1, pastikan port status on dan isi IP Address untuk JaringanB




10.   Selanjutnya masuk ke menu CLI, lalu ketik configure terminal, kemudian tekan enter, lalu ketik ip dhcp pool JaringanA, kemudian tekan enter, lalu ketikan network (gateway ip address dan subnet mask JaringanA) contoh “network 172.16.1.0 255.255.255.248), kemudian tekan enter, lalu ketikan default-router 172.16.1.1


11.     Selanjutnya atur IP configuration untuk JaringanB, dengan cara ketik configure terminal, kemudian tekan enter, lalu ketik ip dhcp pool JaringanB, kemudian tekan enter, lalu ketikan network (gateway ip address dan subnet mask JaringanB) contoh “network 192.168.1.0 255.255.255.248), kemudian tekan enter, lalu ketikan default-router 192.168.1.1


12.     Jika sudah maka IP Adress pada perangkat client akan otomatis terisi, kemudian kita bisa melakukan tes pada jaringan kita dengan melakukan ping, jika semua paket terkirim maka jaringan yang telah dibuat berfungsi dengan baik dan benar



Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :

1.     IP Address eror, solusinya adalah mengisi IP Address yang sesuai dengan ketentuan.

2.     Hasil ping yang gagal karena ada beberapa perangkat client yang tidak mendapatkan IP Address, solusinya adalah cek kembali IP Address tujuan dan melakukan request IP Adress ulang.

 3.  Kesalahan dalam melakukan setting pada CLI, diharapkan lebih teliti lagi melakukan pengaturan pada CLI


Kesimpulan Percobaan :

1.     Ping berhasil dilakukan jika memasukan IP Address tujuan dengan benar.

2.     Jaringan Wireless dihubungkan dengan menggunakan Access Point

3.     Subnet Mask ialah sebuah teknik untuk memecah atau membagi jaringan-jaringan pada computer, Subnet Mask juga berfungsi untuk melakukan efisiensi alokasi IP Address pada suatu jaringan agar penggunaannya lebih optimal

 4.  Menghubungkan Access point dengan router menggunakan kabel straight.







Komentar