Jaringan Client-Server Dan Jaringan Router Pada Cisco Packet Tracer

Praktikum III  (Jaringan Client-Server Dan Jaringan Router Pada Cisco Packet Tracer)

Nama : Agus Teguh Riadi

NIM : 2111016110011

Hasil & Pembahasan Praktikum : 

Pada praktikum kali ini praktikan diminta untuk membuat dua buah jaringan yang masing masing jaringan memilki tiga client, kemudian dari kedua jaringan itu tadi dihubungkan dengan menggunakan router,  Adapun perangkat yang digunakan untuk praktikum kali ini adalah : 

2 Server

2 Switch

6 PC

1 Router


Prosedur Praktikum : 

1.   Langkah pertama yang harus dilakukan ialah membuka aplikasi Cisco Packet Tracer



2.   Langkah kedua yaitu menaruh perangkat yang diperlukan pada halaman simulasi, untuk device terdapat pada kolom bawah kiri, disana tersedia banyak macam perangkat tergantung dari kebutuhan pengguna, untuk praktikum kali ini kami menggunakan 3 buah pc, 1 server, 1 switch (untuk 1 jaringan), cara nya yaitu dengan cara di-drag, atau bisa juga klik pada perangkat kemudian klik pada halaman simulasi



3.   Setelah semua devices yang diperlukan sudah ditaruh dihalaman simulasi, maka yang harus dilakukan selanjutnya ialah memasang kabel antar perangkat, karena pada praktikum kali ini menggunakan dua buah jaringan dengan cara memilih menu connections yang terdapat pada kolom bawah kiri, kemudian pilih jenis kabel yang sesuai, untuk praktikum kali ini kami menggunakan kabel tipe copper straight



4.   Setelah memilih jenis kabel yang sesuai kemudian kemudian kita hubungkan kabel antar perangkat dengan cara arahkan pada perangkat pertama kemudian di-klik dan pilih fast ethernet, lalu arahkan ke perangkat kedua yang ingin dihubungan lalu klik dan pilih fast ethernet




5.   Jika semua kabel perangkat  sudah terhubung ke switch pastikan kabel terhubung dengan benar, Adapun tanda jika kabel ialah lingkaran oranye berubah menjadi panah hijau setelah menunggu beberapa saat



6.   Langkah selanjutnya ialah mengatur IP address pada server, caranya yaitu silahkan pilih perangkat yang ingin diatur(yang pertama diatur adalah perangkat server) kemudian akan muncul sebuah jendela pengaturan, silahkan pilih menu desktop, kemudian pilih IP configuration



7.   Setting IP address pada server, sebagai contoh disini saya mengisi nomor (192.168.10.5) untuk alamat (IPv4) pada perangkat server, untuk Subnet mask akan otomatis terisi setelah kita mengisi IP address, pada kolom Default gateaway isikan nomor yang sama dengan IP Adress namun bedakan ujungnya karena digunakan sebagai Gateway sebagai contoh (192.168.10.1), dan untuk DNS Server samakan dengan IPv4 Adress



8.   Kemudian setelah mengatur IP Adress, silahkan masuk ke menu services lalu pilih DHCP, lalu klik list server pada kolom dibawah, lalu atur interface menjadi on, lalu untuk Default Gateway dan DNS Server silahkan diisi mengikuti yang ada pada server, lalu untuk kolom Start IP Adress diisikan tergantung IP ingin dimulai dari berapa, karena pada server tadi untuk IP awalnya itu 192.168.10.5 maka untuk IP selanjutnya disambung mulai (192.168.10.6), lalu untuk Maximum number of user itu diisi sesuai keinginan, lalu jika sudah semua silakan klik save



9.   Jika DHCP sudah disetting, maka kita bisa mengatur IP Adress untuk perangkat client, caranya yaitu klik pada perangkat yang ingin disetting, kemudian ke menu desktop dan pilih IP configuration, kemudian untuk settingan IP configuration pilih DHCP lalu perangkat akan melakukan request IP Adress, dan jika setinggan pada DHCP tadi dilakukan dengan benar, maka IP Adress pada perangkat akan otomatis terisi, lalukan langkah ini pada semua perangkat agar seluruh perangkat mendapatkan IP Adress



10.   Disini kita sudah selesai membuat 1 jaringan, namun karena pada praktikum kali ini diminta untuk menghubungkan dua buah jaringan, maka kita akan membuat satu buah jaringan lagi dengan 3 buah PC, 1 buah Server, dan 1 buah switch, caranya sama dengan langkah 2-9



11.   Jika dua buah jaringan sudah terbentuk, langkah selanjutnya ialah menghubungkan kedua buah jaringan dengan menggunakan router, tambahkan PT-Router pada menu Network devices dan hubungkan kedua switch pada router dengan menggunakan kabel straight



12.   Lalu klik router dan masuk ke menu CLI, setelah masuk ke CLI bisa langsung klik enter, lalu isikan Router>enable, kemudian tekan enter, untuk Router# isikan (configuration terminal), kemudian tekan enter, lalu untuk Router(config)# isikan (interface fa(port kabel gateway router, cara mengecek bisa dengan disorot ke router)) sebagai contoh (interface fa0/0) untuk menghubungkan router ke switch kemudian tekan enter, lalu untuk Router(config-if)# bisa diisikan (IP Adress(Gateway)(subnet mask)) contoh (IP add 192.168.10.1 255.255.255.0), kemudian tekan enter, lalu untuk Router(config-if)# isikan no shutdown, kemudian tekan enter, Jika sudah disetting dengan benar maka panah kabel dari router menuju switch akan berwarna hijau



13.   Langkah selanjutnya ialah menghubungkan jaringan satunya ke router, caranya sama dengan langkah ke-12, namun untuk interface sesuaikan dengan port fastethernet selanjutnya contoh diisi fa 1/0 dan untuk Router(config-if) diisi dengan Gateway IP Adress dan subnetmask yang sama pada server jaringan kedua



14.   Setelah itu kita bisa menguji jaringan kita dengan melakukan command prompt, caranya yaitu klik pada perangkat, kemudian pilih menu desktop, dan pilih menu command prompt, setelah itu ketikan “ping (IP address dari perangkat yang mau dituju), sebagai contoh saya memilih PC1 dan saya masukan alamat IP dari perangkat tujuan(192.168.10.7), maka saya mengetik “ping 192.168.10.7” kemudian tekan enter, Jika semua paket terkirim dan tidak ada yang lost, artinya mereka semua didalam satu jaringan , dan anda berhasil!



Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :

1.     IP Address eror, solusinya adalah menggunakan IP Address yang sesuai dengan ketentuan.

2.     Hasil ping yang gagal, solusinya adalah cek kembali IP Address tujuan.

 3.  Port yang tidak mencukupi, solusinya adalah gunakan switch yang banyak memiliki port.


 Kesimpulan Percobaan : 

1.     Semua perangkat dapat terhubung dengan menggunakan switch yang banyak portnya.

2.     Ping berhasil dilakukan jika memasukan IP Address tujuan dengan benar.

3.     Percobaan ini menggunakan kabel straight.

4.   Beberapa topologi jaringan dapat dihubungkan dengan router

Komentar