Keamanan Jaringan dengan Mikrotik
Praktikum VII(Keamanan Jaringan dengan Mikrotik)
Nama : Agus Teguh Riadi
NIM : 2111016110011
Hasil & Pembahasan Praktikum :
Di Praktikum kali ini praktikan akan belajar cara membuat firewall dengan Mikrotik. Firewall sendiri merupakan suatu mekanisme yang bertujuan untuk melindungi, memfilter, membatasi, atau menolak aktivitas koneksi pada segmen jaringan privat dengan jaringan eksternal. Mikrotik memiliki banyak fitur firewall, tetapi hanya protokol Layer 7 dan metode mangle yang digunakan untuk membatasi akses ke situs web yang dapat diakses di segmen jaringan pribadi.
1. Download dan install aplikasi Winbox sesuai dengan versi
Winbox yang sesuai dengan spesifikasi komputer anda (32-bit/64-bit). Nyalakan
Mikrotik dan reset agar bisa digunakan
kembali. Kemudian sambungkan kabel RJ 45 ke port Ether2 dan kabel internet ke
port Ether1 Mikrotik. Hubungkan kabel RJ
45 ke port yang tersedia di komputer Anda untuk menghubungkan Mikrotik, dan
setelah terhubung, konfigurasikan klien untuk memiliki akses ke Internet.
2. Metode pertama yang digunakan adalah protokol Layer 7.
Untuk membatasi akses ke situs kita peru melakukan
Konfigurasi pada 7 layer protocol,
pertama-tama buka menu Firewall IP, klik tab Layer 7 Protocols, klik +,
tentukan nama skrip, masukan regexp isi dengan
format : ^.+(situs.com).$ untuk satu website atau ^.+(situs.com|situs.com).$
untuk banyak website.
3. Selanjutnya kita akan membuat sebuah Filter Rules/aturan agar script yang kita buat tadi dapat digunakan, Klik tab Filter Rules à klik “ + “ à klik tab General lalu ganti Chain menjadi Forward à klik tab Advanced dan pada bagian Layer 7 Protocols pilih script yang telah dibuat à klik tab Action dan ganti Action menjadi drop.
4. Kemudian
lakukan pengujian dengan membuka
browser dan masuk ke website yang kita batasi tadi. Jika komputer kita tidak
dapat terhubung ke website yang kita batasi tadi maka pembatasan situs atau
website berhasil, sebaliknya jika kita masih dapat mengakses website tersebut
itu berarti pembatasan gagal. Jika hal ini terjadi maka kita dapat menggunakan
metode kedua yaitu dengan menggunakan Mangle
5. Selain
itu ada metode lain yang dapat
kita gunakan untuk membatasi akses ke sebuah situs atau website
yaitu
dengan menggunakan Mangle. Pada menu Firewall klik tab Mangle à klik “ + “ à klik tab
General lalu ganti Chain menjadi Forward dan isi src.address dengan ip address
jaringan yang akan dibatasi à klik tab Advanced lalu isi content dengan nama situs
yang dibatasi à klik tab Action lalu ganti Action menjadi add dst to
address list dan isi address list dengan sebuah nama untuk daftar ip yang
dibatasi.
6. Buka situs yang ingin kita blokir pada browser agar alamat IP dari situs yang ingin kita blokir masuk ke Address Listst kemudian cek pada tab Address List untuk melihat apakah tab Address Lists sudah berisikan Alamat-alamat IP dari situs yang kita batasi.
7. Langkah selanjutnya adalah dengan masuk ke tab Filter
Rules à Pada tab
General ganti chainmenjadi forward à klik tab Advanced lalu isi Dst. Address List sesuai
dengan apa yang kita isi di Address List Mangle tadi à klik tab Action lalu ganti Action menjadi reject dan isi Reject With dengan icmp network unreachable.
8. Lakukan Pengujian dengan masuk ke situs atau website yang
kita batasi tadi dan jika ada tanda loading yang berputar secara terus menerus
yang menandakan website tidak dapat diakses yang berarti pembatasan web sudah
berhasil.
Diagnosa
dan Troubleshooting Masalah :
1. Tidak dapat terhubung ke internet. Saat kita selesai mengkonfigurasikan IP Address dan mencoba untuk mengakses sebuah situs atau website, kita tidak dapat terhubung dengan website yang kita ingin kunjungi. Hal ini dapat terjadi karena komputer belum mendapatkan IP untuk dirinya. Solusinya dengan konfigurasi DHCP Client dan DHCP server agar komputer mendapatkan IP Address untuk dirinya.
2. Situs yang dibatasi menggunakan metode Layer 7 Protocols terkadang masih bisa diakses. Terkadang Layer 7 Protocols tidak berhasil secara penuh untuk membatasi akses ke situs yang kita batasi, hal ini terjadi karena pada Browser Komputer masih menyimpan chace/data-data situs tadi saat kita mengakses situs pada komputer. Solusinya adalah dengan menggunakan metode pembatasan lain seperti Mangle.
Kesimpulan Percobaan :
1. Pembatasan/firewall baik itu dengan metode Layer 7 Protokols maupun Mangle memiliki kekurangan dan kelebihannya
masing-masing.
2. Layer 7 Protocols dapat membatasi situs tanpa membuat situs lain yang tidak dibatasi down tetapi pembatasannya terkadang tidak berhasil karena cache yang disimpan di memori tetap menyimpan jejak kita saat mengakses komputer.
3. Mangle dapat membatasi semua situs secara full sehingga komputer tidak dapat mengakses situs yang dibatasi, namun Mangle juga dapat membuat situs lain yang tidak kita batasi ikut down.




.png)








Komentar
Posting Komentar