Praktikum VI Mikrotik
Praktikum VI(Mikrotik)
Nama : Agus Teguh Riadi
NIM : 2111016110011
Hasil & Pembahasan Praktikum :
Pada praktikum kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara melakukan konfigurasi dasar mikrotik dengan menggunakan sebuah perangkat lunak bernama Winbox. Mikrotik sendiri merupakan sistem operasi berbasis linux yang digunakan untuk menjadikan perangkat komputer sebagai router sebuah jaringan. Mikrotik berfungsi untuk membangun administrasi jaringan berskala kecil hingga besar. Jenis Mikrotik yang akan kita gunakan pada praktikum kali ini adalah Mikrotik RouterOS yang menyediakan banyak fitur seperti paket router, bridge, firewall, proxxy server, hotspot, dan lain-lain sehingga memungkinkan kita untuk membangun router sendiri melalui sistem operasi.
Prosedur Praktikum :
1. Download dan instal aplikasi Winbox sesuai dengan versi
Winbox yang memenuhi spesifikasi komputer kalian (32 bit/64 bit). Nyalakan Mikrotik
dan persiapkan kabel RJ 45 untuk dicolokkan ke komputer. Sebelum kita
menghubungkan mikrotik ke komputer dengan kabel UTP, reset Mikrotik agar dapat
digunakan kembali dengan menekan tombol reset menggunakan jarum atau benda
kecil lain yang seukuran seperti isi pulpen selama beberapa saat hingga
indikator tombol reset padam. Setelah itu colok kabel UTP di mana saja antara
port ethernet 2-5 di mikrotik hingga indikator port berkedip dengan cepat (kita
kali ini menggunakan port 2) dan kemudian sambungkan mikrotik ke komputer.
2. Jika mikrotik sudah terhubung ke komputer, masuk ke
aplikasi Winbox dan kemudian pilih neighbors lalu pilih Mac Address yang
tersedia untuk masuk ke mikrotik dan klik “connect” (admin dan password dapat
dikosongkan setelah masuk). Setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah
ini dan pilih remove configuration untuk menghapus konfigurasi default yang ada
setelah reset konfigurasi tadi.
3. Tambahkan IP address dengan masuk ke menu IP dan pilih
Addresses lalu tekan tanda “ + “ untuk menambahkan IP Address yang baru. Isi Address
dengan IP 192,168.0.10/24 (sesuai kebutuhan), isi network dengan IP tadi tanpa
menggunakan “ /24 ”dan ganti interface dengan ethernet 2 (sesuai port yang
digunakan di Mikrotik) lalu klik OK.
4. Tambahkan DNS Server yang akan kita gunakan seperti DNS
Google 8.8.8.8 dengan cara masuk ke menu IP dan pilih DNS lalu isi Servers
dengan DNS tadi. Setelah itu, centang pada bagian “Allow Remote Requests” lalu
klik Apply dan OK.
5. Tambahkan DHCP Client dengan masuk ke menu IP dan pilih
DHCP Client, klik tanda “ + “ untuk menambahkan DHCP Client. Pastikan interface
pada DHCP Client adalah ether1. Jika statusnya “bound” maka jaringan telah
terhubung.
6. Tambahkan Firewall dengan masuk ke menu IP dan pilih
Firewall, klik tab bertuliskan “NAT” lalu klik “ + “ untuk menambahkan
firewall, pada bagian General ganti Out Interface dengan ether1, lalu klik tab
Action dan pada bagian action ganti pilihan menjadi masquerade.
7. Tambahkan DHCP Server dengan masuk ke menu IP dan pilih
DHCP Server, klik DHCP setup lalu pilih ether2 dan klik next hingga selesai.
8. Lakukan pengecekan koneksi internet dengan membuka new
terminal dan ketik “ping 8.8.8.8” atau “ping google.com”. Jika statusnya replay
maka router sudah terkoneksi dengan internet.
9. Setting IP pada komputer dengan masuk ke pengaturan
“network and sharing center” lalu klik “Local Area Connection”, masuk ke
“properties” dan klik network protocol version4 agar IP Address, Subnetmask,
dan Default Gateway terisi sesuai dengan yang kita konfigurasi di Winbox lalu
klik OK.
10. Terakhir, bukalah browser untuk mengetahui apakah
konfigurasi mikrotik tadi telah berhasil terhubung dengan internet.
Diagnosa
dan Troubleshooting Masalah :
1. Masalah pada saat menghubungkan kabel UTP ke komputer. Tidak terdapat Mac Address yang seharusnya tampil saat membuka Winbox sehingga mikrotik tidak dapat terhubung dengan komputer. Solusinya dengan mengecek kembali kabel UTP yang digunakan mungkin bermasalah sehingga perlu diganti dengan kabel yang baru.
2. Masalah saat melakukan konfigurasi IP Address karena terjadinya force close terus menerus karena tidak sengaja menghapus “bridge" sehingga konfigurasi tidak dapat dilakukan dan reset mikrotik harus dilakukan. Solusinya adalah dengan tidak menghapus sesuatu yang tidak kita ketahui agar tidak terjadi masalah seperti ini.
Kesimpulan Percobaan :
1. Untuk terhubung dengan mikrotik terdapat beberapa metode
yaitu dengan alamat MAC, alamat IP serta melalui Wireless
2. Terdapat dua cara dalam mendapatkan alamat IP yaitu secara statis atau manual dan secara DHCP atau otomatis
3. Kita dapat mengganti router pada jaringan dengan mikrotik menggunakan Mikrotik RouterOS seperti Winbox untuk mengurangi biaya instalasi dan memudahkan pengaturan pada jaringan berskala besar.

















.png)
Komentar
Posting Komentar